Pages


Selasa, 07 Juni 2011

Mendeteksi kerusakan Peripheral melalui Signal BEEP


Dalam mendeteksi kerusakan Periferal, kita sudah dimudahkan oleh Produsen Mainboard. Karena apabila terjadi kerusakan kita dpat langsung tahu dengan  mendengar Bunyi BEEP pada BIOS  di PC. Sebenarnya bunyi itu merupakan suatu pesan yg disampaikan oleh bios/PC untuk menunjukkan suatu kesalahan pada hardware pc kalian.
Disini kami akan coba memberikan tanda-tanda ataupun keterangan mengenai bunyi BEEP tersebut. Namun sebelumnya, harap dipastikan tipe dari bios PC kalian.

AMI-BIOS
Beep 1x
RAM rusak atau tidak terpasang dengan benar.
Beep 6x
Biasanya menunjukkan keyboard yang rusak, atau tidak terpasang dengan benar
Beep 8x
Graphic card rusak atau tidak terpasang dengan benar pada slot.
Beep 11x
Checksum-Error. Periksalah baterai CMOS pada motherboard.

Award-BIOS
Beep 1x panjang terus menerus
RAM rusak, atau tidak terpasang dengan benar.
Beep 1x panjang, 1x pendek
Ada masalah dengan RAM atau Motherboard
Beep 1x panjang, 2x pendek
Graphic card rusak atau tidak terpasang dengan benar
Beep 1x panjang, 3x pendek
Keyboard rusak atau tidak terpasang dengan benar
Beep 1x panjang, 9x pendek
Ada masalah dengan Bios / Bios rusak
Beep pendek Tak terputus
Ada masalah dengan penerimaan tegangan (power)

Phoenix-BIOS
Beep 1x-1x-4x
BIOS mengalami kerusakan.
Beep 1x-2x-1x
Motherboard rusak.
Beep 1x-3x-1x
Ram rusak atau tidak terpasang dengan benar.
Beep 3x-1x-1x
Motherboard rusak
Beep 3x-3x-4x
Graphic card rusak atau tidak terpasang dengan benar.

Kalo ternyata yang bermasalah adalah RAM (memori) maka cabutlah memori RAM dan pasang lagi (apabila cara meletakkan RAM sebelumnya kurang baik atau tidak pas atau bergeser karena komputer dipindah-pindah). Perlakuan yang sama juga dapat dilakukan pada graphic card (kartu vga). Apabila setelah memperbaiki letak periferal (RAM dan kartu vga) tetapi bunyi beep masih berbunyi juga, kemungkinan besar periferal tersebut mengalami kerusakkan, maka bisa dicoba dengan periferal lainnya. Dan apabila msih bunyi juga, maka Mainboard sudah waktunya tutup usia….,

Cara Merawat Printer dan perbaikan kerusakan printer


Tips Ke-1 Cara Merawat Printer Tetap Awet Tahan Lama
Apakah printer Tinta (Inkjet, Deskjet dan sejenisnya) anda kualitas cetaknya menurun, dan membuat anda frustasi?
Hasil print bergaris-garis, atau lebih parah lagi tintanya tidak bisa keluar ?
Kondisi-kondisi ini sering kali terjadi karena kita kurang perhatian terhadap beberapa hal yang peka dalam penggunaan printer inkjet kita. Kelalaian dalam merawat printer inkjet kita dapat menyebabkan kerusakan pada head printer secara temporary maupun secara permanen.
Berikut beberapa tips dan trick dalam merawat printer inkjet anda :
1. Selalu gunakan printer secara periodik (sesering mungkin minimal 2 kali seminggu), jangan biarkan printer anda menganggur terlalu lama, karena tinta yang terdapat pada nozzle head bisa mengering sehingga menyumbat pengeluaran tinta.
2. Gunakan fasilitas Clean Head (Software yang disertakan bersama Printer) untuk melakukan pembersihan Nozle Head secara teratur (periodik).
3. Bersihkan beberapa bagian printer secara berkala dari debu dan kotoran, jangan biarkan ada benda-benda asing masuk atau terjatuh kedalam printer anda. Jangan menggunakan lap yang basah oleh air saat membersihkan printer.
4. Jangan mencabut kabel printer saat mematikan printer, tetapi gunakan tombol on/off sehingga saat dimatikan, head printer akan kembali ke kedudukannya sehingga tinta tidak mudah mengering.
5. Saat mencetak pastikan kertasnya tidak berlipat-lipat melainkan gunakan kertas yang masih halus, sebab jika tersangkut dapat merusak roller pada printer.
6. Jangan menyentuh bagian elektrik dari cartridge seperti chip maupun head dengan menggunakan jari anda, karena listrik statis pada tubuh terkadang dapat merusak komponen, apabila terpaksa membersikan gunakan kertas tissue dengan kualitas baik, karena kertas tissue dengan kualitas jelek justru akan meninggalkan partikel kertas dan berpotensi menyumbat nozle head.
7. Jika menggunakan tinta refill pastikan menggunakan refill kualitas baik, jangan mengisi cartridge terlalu penuh karena dapat menyebabkan terjadinya kebocoran pada cartrdige dan dapat merembet pada motherboard printer.
8. Jangan membiarkan printer anda kosong tanpa cartridge dalam jangka waktu yang lama, sebab dapat menyebabkan print head menjadi kering.
9. Perhatikan wastepad (buangan tinta) printer anda, ganti wastepad atau gunakan pembuangan luar sehingga tinta tidak akan meleber di dalam printer.
10. Jangan pernah membuka cassing printer, karena komponen printer hanya bisa di service oleh orang yang benar-benar ahli.

Tip ke-2 Cara Merawat Printer

    * Pergunakan tinta refill yang berkualitas baik, karena tinta yang jelek akan bisa merusak head printer Anda.

    * Jangan biarkan printer Anda terlalu lama tidak dipergunakan, karena itu bisa membuat tinta di dalamnya menjadi kering. Lakukan printing atau pencetakan dengan printer Anda minimal seminggu sekali.

    * Pastikan Anda telah memasang cartridge printer dengan benar, karena setiap printer memiliki cara pemasangan yang berbeda-beda. Jika Anda tidak yakin, bacalah buku manual printer Anda.

    * Jangan biarkan tinta habis dalam jangka waktu yang sangat lama, hal ini dapat menyebabkan munculnya gelembung udara kecil dalam cartridge printer (clogging) yang dapat merusak kualitas print dan jika terus-menerus dapat merusak print head printer.

    * Lakukan proses clean-head jika kualitas printing atau pencetakan sudah mulai menurun. Anda bisa melakukannya secara berkala.

    * Jangan gunakan suntikan biasa saat me-refill tinta, karena dapat menyebabkan clogging pada spon cartridge.

    * Jangan mengisi tinta terlalu penuh karena jika tumpah maka dapat merusak printer Anda.

    * Saat mengisi tinta, jangan sampai tumpah ke printer Anda.

    * Pastikan Anda menggunakan produk refill printer yang berkualitas baik dan aman.

Tip ke-3 Cara Merawat Printer

Keberadaan printer seolah sudah menjadi satu paket dengan komputer. Naum sayangnya, seringkali para pengguna komputer ini mengabaikan perawatan printer. Padahal jika printer ngadat, kinerjanya menjadi tidak optimal.

Untuk itulah, printer juga perlu dirawat layaknya perangkat eletronik lainnya agar tetap dalam kondisi baik. Beberapa tips berikut mungkin bisa membantu Anda dalam merawat printer secara mudah dan murah, antara lain:

1. Gunakan printer secara periodik
Agar kualitas cetakan tetap optimal, gunakanlah printer Anda secara periodik sedikitnya 2-3 kali seminggu. Hal ini akan membuat aliran tinta dari lubang tetap lancar.

2. Matikan printer saat tidak digunakan
Jangan lupa untuk selalu mematikan printer jika tidak digunakan. Hal ini akan mencegah menutupnya lubang-lubang aliran tinta dalam kepala printer.

3. Bersihkan kotoran yang ada dalam printer
Setiap satu atau dua minggu, bersihkan bagian dalam printer. Hal ini perlu untuk menjaga kemampuan printer dalam mencetak. Jangan simpan printer di tempat yang berdebu atau penuh serangga. Bila perlu, bungkus printer dengan plastik agar terhindar dari kotoran.

4. Jagalah kondisi cartridge
Karena cartridge printer dipenuhi penghubung listrik yang halus dan akan berpengaruh pada hasil cetakan, perlakukanlah selalu cartridge dengan hati-hati. Termasuk saat mengganti tinta.

5. Gunakan Diagnostic Tools
Umumnya seluruh printer memiliki perangkat lunak mengenai bagaimana merawat atau mengatasi permasalahan mengenai printer tersebut. Pelajari sofware tersebut karena mungkin saja informasi yang disediakan bisa menolong Anda mengatasi permasalahan dalam printer.

6. Matikan printer jika gagal mencetak
Terkadang, kegagalan dalam mencetak bisa diatasi dengan mematikan tombol printer, kemudian mencabut kabel daya. Setelah sepuluh menit, masukkan lagi kabel daya tersebut pada colokannya, nyalakan printer dan cobalah mencetak kembali.
 Permasalahan printer dan cara mengatasinya

Sebelumnya mesti kenal beberapa jenis printer dulu, diantaranya : Dot Matrik/Metrics, Inkjet/Bubble Jet dan Laser Printer atau mungkin ada lagi yg belum gw sebutin. Kl dah tau langsung analisa n atasi beberapa masalah printer yg sering dan kemungkinan2 terjadi, biasanya sbb :

Printer mati or tidak bisa dihidupkan

    * Periksa sumber listrik dan kabel power printer, bisa menggunakan test pen.
    * Cek saklar power (ON/OFF) pada printer
    * Permasalahan yang diakibatkan tidak adanya power untuk printer ini biasanya ditandai dengan tidak menyalanya LED (lampu indikator) dari printer tersebut.
    * Ganti kabel penghubung atau saklar bila masih belum bisa dihidupkan

Printer hidup tapi tidak dapat mencetak

    * Periksa tinta atau cartridge apakah ada kertas yg tersumbat (paper jamp)
    * Periksa sambungan kabel data printer, apakah sudah terhubung dengan port pararel / port
    * USB di komputer dengan benar.
    * Cobalah kanibalkan kabel data (ganti kabel data printer dengan yang lain).
    * Cobalah untuk merubah setting “spooler” untuk printer melalui menu properties
    * Printer, spooler ini digunakan dengan tujuan agar anda tetap dapat menjalankan aplikasi ketika dilakukan pencetakan dokumen.
    * Cek apakah ada port yang konflik dengan yg digunakan oleh printer.
    * Pastikan telah melakukan instalasi dan memilih driver yg tepat untuk printer tersebut, pemilihan port juga harus disesuaikan.
    * Cek space hardisk mencukupi untuk instalasi, terkadang jika buffer tidak cukup
    * maka data tidak dapat dikirim ke printer dengan sempurna.
    * Langkah terakhir bisa instalasi ulang drivernya dan ikutin prosedurnya dengan benar.

Printer mencetak, tapi tidak ada yang tercetak diatas kertas (blank)

    * Kerusakan ini bisa di atasi dengan membersihkan dengan utility yg tersedia dari printer tersebut.
    * Bersihkan juga head dan catridge printer bisa digunakan kain.
    * Untuk head bisa dicelupkan ke dalam air panas tetapi jangan sampai terkena rangkain elektroniknya
    * Jangan lupa pasang semua yg dah dibersihin.

Lampu indikator berkedip-kedip terus saat mencetak

    * Penyebabnya bisa dikarenakan tidak ada kertas di printer.
    * Cek catridge printer belum terpasang atau posisi pemasangan catridge mungkin tidak tepat.
    * Bisa juga catridge yang dipasang pada printer tidak cocok untuk printer tersebut.
    * Ada saat bila telat memasang kertas atau setelah paper jump kertas yang dimuat belum ditekan tombol on load
    * Kemungkinan lain ada kertas yang nyangkut di dalam printer.
    * Sebagian priter diharuskan body printer dalam kondisi tertutup saat proses pencetakan.

Hasil cetakan printer cacat

    * Pada dot matrik biasanya disebabkan tidak lengkapnya jarum pin, untuk buble jet dikarenakan cartridge tinta tidak normal. Untuk hal ini harus diganti cartridge atau diperbaiki pinnya.
    * Kemungkinan lain pada printer dot matrik adalah pergerakan print head tidak lancar, untuk mengatasi bisa dibersihkan dengan contact cleaner dan kain lap bersih.
    * Cetakan cacat bisa disebabkan juga oleh tinta yg tidak merata dan kertas yg digunakan terlalu lembab, coba ratakan tintanya dan periksa kertas yg digunakan.
    * Pada laser printer, penyebabnya biasanya cacatnya komponen drum “komponen menempelnya tinta” pada printer, kejadian ini awal mulanya bisa disebabkan karena menarik kertas yg tersumbat. Mengatasinya bisa mencoba membersihkan drum dengan kain lap yg bersih dan lembut selembut sutera “halah bahasanya :D”, ya berdoa aja itu drum ga cacat permanen coz kl dah bgtu mesti diganti alias beli baru.
    * Pada printer dot matrik sering kejadian pita tidak bisa berputar dgn semestinya so mesti diperiksa n di pasang ulang itu pita dengan benar.


DETEKSI PERMASALAHAN PRINTER         

Biasanya problem sudah jelas bila sudah berkaitan dengan teknis. Jika pemasukkan kertas tidak tepat atau mutu cetakan jelek, karena 'head' cetak sudah aus atau salah fungsi pemecahanya melibatkan pembongkaran printer dan menggantikan beberapa bagian Di karenakan banyaknya jenis printer, jika ingin melacak kesalahan bisa Anda perhatikan beberapa cara di lakukan:
[A]. Printer Tidak Mencetak
1. Periksa Apakah printer on line?
2. Periksa secara hardware sambungan printer, port printer.
3. Memeriksa pesan yang muncul pada papan depan.
4. Memeriksa operasi printer (melakukan pengujian secara otomatis).
5. Memeriksa jalannya kertas.
[B]. Printer Kacau Berbunyi 'Bip'
1. Untuk printer serial : periksa setting perangkat lunak (kecepatan format data)
2. Menonaktifkan dan aktifkan printer untuk membersihkan buffer dan memulihkan setting default arus listrik.
3. Memeriksa sandi pengendali printer sesuai dengan setting software .
4. Memeriksa operasi printer dengan percetakkan otomatis.
[C]. Bagian Cetakan Hilang
1. Untuk printer serial: periksa apakah transmisi data di mungkinkan oleh interface baik software maupun hardware printer.
2. Memeriksa transmisi data (serial) : RTS / (DTR) / CTS, pararel : sibuk) sedang bekerja dan kabel di hubungkan secara betul.
3. Memeriksa kertas yang di masukkan dengan tepat dan cukup. (catatan : kemacetan kecil berakibat hilangnya data)
[D]. Katakter Aneh Tercetak
1. Untuk printer pararel : periksalah interface untuk fungsi yang sesuai.
2. Untuk printer serial : periksa setting panjang kata dan paritinya.
[E]. Paper Jump
1. Memeriksa pemasukkan kertas tidak terganggu
1. Memeriksa kertas bersambung bergerak dengan lancar dan langsung ke printer.
2. Memeriksa kertas tak bersambung di muat dengan betul di baki, dan di tekan dengan kuat.
3. Menyesuaikan rol penjepit.

TIPS MERAWAT KOMPUTER


Mungkin saat ini, computer menjadi suatu barang yang wajib dikenal and diketahui terutama oleh kebanyakan mahasiswa. Memang tidak wajib, namun kita mengenal computer tentu saja akan membuat apa yang kita kerjakan semakin mudah. Pun lebih dari itu, sekumpulan computer yang terhubung dalam jaringan atau network dapat digunakan untuk berbagi sumber daya and informasi.
Pertanyaan yang sering mucul adalah, bagaimana kah cara yang bisa dilakukan tuntuk merawat computer..? karena tak jarang computer yang kita miliki itu rusak baik itu karena terkena virus, adanya komponen dalam CPU computer yang rusak ataupun crash nya instalasi yang kita lakukan pada computer.
Ada baiknya jika kita mengetahui bagaimana cara untuk merawat computer sehingga sebelum computer itu rusak, kita sudah dengan susah sekuat tenaga untuk merawat computer kita namun kalo memang sudah waktu nya rusak yam au gimana lagi, berikut ini penulis ingin membagikan beberapa tips untuk merawat computer….so lets cek it now

1. Bersihkan motherboard & periferal lain(hardware) dari debu secara berkala. Untuk membersihkannya dapat kiga gunakan kuas halus ukuran kecil dan sedang. Setidaknya dua bulan sekali hal ini harus dilakukan. Buka casingnya terlebih dahulu kemudian bersihkan motherboard dan periferal lain (RAM, Video Card, Modem, Sound Card, CDR/CDRW/DVRW, TV Tuner) dengan sikat halus. Pada saat komputer tidak digunakan tutuplah komputer (monitor, CPU, keyboard/mouse) dengan cover sehingga debu tidak mudah masuk ke dalam komputer.

2. Uninstall atau buang program yang tidak berguna. Ruang harddisk yang terlalu banyak tersita akan memperlambat proses read/write harddisk sehingga beban kerjanya akan lebih berat sehingga harddisk akan cepat rusak. Biasanya akan muncul warning juga space hardisk kita sudah penuh. System operasi windows sudah mendukung akan hal yang seperti ini

3. Bersihkan Recycle Bin secara rutin. Sebenarnya file/folder yang kita hapus tidak langsung hilang dari harddisk karena akan ditampung dahulu di Recycle Bin, namun ada beberapa jenis setingan yang bisa kita gunakan antara lain memberikan peringatan saat menghapus, hapus lalu simpan di tempat sementara atau hapus permanen. Untuk setingan yang hapus lalu disimpan ditempat penampungan ini dengan maksud agar suatu saat apabila Anda masih membutuhkannya dapat mengembalikan lagi. Recycle Bin yang sudah banyak juga akan menyita ruang harddisk yang dapat menyebabkan pembacaan harddisk jadi lelet. Caranya jalankan Windows Explorer >> klik Recycle Bin >> klik File >> klik Empty Recyle Bin. Atau Anda dapat menjalankan fungsi Disk Cleanup Caranya Klik Start >> Program >> Accessories >> System Tool >> Disk Cleanup >> kemudian pilih drive yg mau dibersihkan >> setelah itu centangilah opsi Recycle Bin kalau perlu centangi juga yg lain (seperti temporary file, temporary internet file), setelah klik OK.

4. Install program antivirus dan update secara berkala. Untuk dapat mengenali virus/trojan2 baru sebaiknya update program antivirus secara berkala. Virus yang terlanjur menyebar di komputer dapat membuat Anda menginstall ulang komputer. Hal ini selain membutuhkan biaya juga akan menyebabkan harddisk Anda akan lebih cepat rusak dibanding apabila tidak sering diinstall ulang. Ada baiknya kita menonaktifakan sistem restore yaitu dengan cara klik kanan My Computer >> pilih System Restore >> lalu beri tanda centang pada cek box dengan keretangan Turn off System Restore on all drive

5. Tutup / close program yg tidak berguna Setiap program yg diload atau dijalankan membutuhkan memory (RAM) sehingga semakin banyak program yg dijalankan semakin banyak memory yg tersita. Hal ini selain dapat menyebabkan komputer berjalan lambat (lelet) juga beban kerja menjadi lebih berat yg akhirnya dapat memperpendek umur komponen/komputer

6. Pakailah UPS atau stavolt.Pakailah UPS untuk mengantisipasi listrik mati secara tiba-tiba yg dapat mengakibatkan kerusakan pada harddisk. Kalau terpaksa tidak ada UPS, pakailah Stavolt untuk mengantisipasi naik turunnya tegangan listrik.

7. Aktifkan screensaver Selain bersifat estetis, screensaver mempunyai fungsi lain yg penting. Monitor CRT juga televisi menggunakan fosfor untuk menampilkan gambar. Kalau monitor menampilkan gambar yg sama untuk beberapa saat maka ada fosfor yang menyala terus menerus. Hal ini dapat mengakibatkan monitor bermasalah yaitu gambar menjadi redup/kurang jelas. Lain halnya jika monitor Anda adalah LCD, LED yg sudah dilengkapi dengan energy saving, maka screensaver tidak terlalu dibutuhkan lagi.Cara+ mengaktifkan screensaver dapat dilakukan dengan banyak cara, salah satunya klik Start >> Control Panel >> Display >> klik tab screensaver, kemudian pilih sesuai selera Anda.

8. Defrag harddisk secara berkala. Fungsi defrag adalah untuk menata dan mengurutkan file-file harddisk berdasarkan jenis file/data sedemikian rupa sehingga akan mempermudah proses read/write sehingga beban kerja akan lebih ringan yg akhirnya dapat memperpanjang umur harddisk. Caranya klik menu Start > Program > Accesories > System Tool > Disk DefragmenterSaat menjalankan fungsi ini tidak boleh ada program lain yg berjalan termasuk screensaver karena akan mengacaukan fungsi defrag ini. Untuk cara ini dianjurkan tidak terlalu sering,mengapa….? Defrag adalah proses pengaturan file pada hardisk. Untuk mengaturnya agar berada pada posisi track yang berdekatan maka dilakukan gesekan untuk memindahkan. Defrag yang terlalu sering akan menyebabkan kondisi piringan hardisk cepat rusak karena seringanya proses pengikisan.

9. Ventilasi yang cukup Tempatkan monitor maupun CPU sedemikian rupa sehingga ventilasi udara dari dan ke monitor / CPU cukup lancar. Ventilasi yg kurang baik akan menyebabkan panas berlebihan sehingga komponen/rangkaian elektronik di dalamnya akan menjadi cepat panas sehingga dapat memperpendek umur komponen tsb. Oleh karena itu usahakan jarak antara monitor/CPU dengan dinding/tembok minimal 30 cm. Kalau perlu pasang kipas angin di dalam ruangan. Akan lebih baik lagi jika menggunakan AC, hmm tambah dingin

10. Jangan meletakkan Speacker Active terlalu dekat dengan monitorKarena medan magnet yang ada pada speacker tersebut akan mempengaruhi monitor yaitu warna monitor menjadi tidak rata atau belang-belang.

11. Pasang kabel ground. Apabila casing nyetrum, ambil kabel dengan panjang seperlunya, ujung satu dihubungkan dengan badan CPU (pada casing) sedangkan ujung yg lain ditanam dalam tanah. Hal ini akan dapat menetralkan arus listrik yg “nyasar” sehingga dapat membuat komponen elektronik lebih awet.(diambil dari berbagai sumber)